Peranan pil KB bagi wanita yang sudah menikah sangatlah penting. Apalagi mereka tidak nyaman menggunakan alat kontrasepsi lainnya seperti IUD atau suntikan. Tetapi ternyata pil KB juga mempunyai manfaat lain selain mencegah kehamilan. Pil KB bisa juga digunakan untuk kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah hormonal atau sindrom pramenstruasi (PMS).
"Wanita yang belum menikah bisa menggunakan pil KB jika mengalami masalah seperti PMS. TIdak perlu khawatir dengan pandangan bahwa pil KB bisa mengeringkan rahim, justru bisa menyuburkan," kata dokter Frizar Irmansyah, SpOG di sela-sela talkshow 'Pil KB CPA, Solusi untuk kulit cantik' yang digelar Bayer Schering Pharma di Anyer beberapa waktu lalu.
Kemampuan beberapa pil KB yang saat ini beredar di pasaran tidak lepas dari kandungan hormon estrogen dan progestogen sintetis. Kedua kandungan ini membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Hormon endrogen pada wanita bisa menimbulkan hiperandrogen yang efeknya bisa bermacam-macam, seperti masalah pada kulit wajah atau perubahan pada kondisi fisik. Jangan heran ada wanita yang berubah menjadi 'pria' karena adanya gangguan hormon androgen yang tinggi.
Selain itu pil KB membantu wanita mengatasi masalah PMS yang kerap mengganggu setiap bulan. Menurut beberapa penelitian PMS bisa muncul karena kelebihan hormon estrogen. Pil KB bisa membantu menurunkan kelebihan hormon estrogen karena adanya hormon progesteron, hormon pria. Selain itu masalah pada kulit wajah karena hiperandrogen bisa diatasi dengan pil KB.
Batas UsiaPil KB yang saat ini beredar di pasaran sudah relatif aman karena telah mengandung hormon endrogen dan progesteron, serta memiliki banyak manfaat. Hanya saja, ada batasan usia penggunanya. Paling minim, usia wanita yang boleh mengonsumsi adalah 8 tahun dan batas maksimal pemakaian pil KB adalah 40 tahun. "Bagi mereka yang berusia diatas 40 tahun, sebaiknya mengonsumsi hormon estrogen alami. Jika menggunakan pil KB bisa menyebabkan kanker," ujar dokter Frizar. (wk)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar