Jumat, 27 Februari 2009

Defisiensi Vitamin K Sebabkan Osteoarthritis

Meski belum yakin bahwa vitamin K menjadi penyebab penyakit Osteoarthritis, sejumlah peneliti melakukan penelitian untuk menentukan hubungan antara kandungan Vitamin K yang rendah dalam darah dan risiko peningkatan osteoarthritis pada tangan dan kaki. Penyakit ini biasanya dialami oleh lansia (lanjut usia). Melibatkan lebih dari 650 sukarelawan, para peneliti menguji apakah defisiensi Vitamin K berkaitan dengan gejala osteoarthritis dan dibantu dengan pengamatan menggunakan sinar X.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Arthritis and Rheumatism, menunjukkan bahwa pasien dengan kadar plasma phylloquinone paling rendah dan dibantu dengan pengamatan sinar X memperlihatkan adanya osteophytes yang besar dan adanya bone spurs, yaitu pertumbuhan yang sedikit berlebih pada tulang dan umumnya terjadi pada arthritis. Vitamin K dapat diperoleh melalui sayuran hijau, keju, hati, kopi dan teh hijau.

(infosehat)

Rabu, 25 Februari 2009

Multivitamin Tidak Atasi Kanker

Sebuah penelitian menghancurkan pandangan bahwa konsumsi multivitamin bisa mencegah kanker atau serangan jantung, terutama bagi kaum lansia. Penelitian selama 8 tahun terhadap 161.808 wanita postmenopause (usia 50-an)ini juga mengecewakan para pria yang gemar mengonsumsi vitamin. Jutaan warga Amerika diberitakan telah menghabiskan miliaran dolar untuk membeli vitamin demi meningkatkan kesehatan mereka. Ini karena penelitian yang memfokuskan diri pada kanker dan penyakit jantung membuktikan konsumsi makanan kaya vitamin dapat melindungi mereka dari penyakit-penyakit itu.


Namun, bukti tersebut bukan hendak menyatakan bahwa pil-pil vitamin (suplemen) itu merupakan pengganti yang terbaik. Marian Neuhouser, peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, juga menyatakan bahwa riset tersebut bukan untuk menyatakan bahwa multivitamin tidak berguna sama sekali. "Tetapi sebaiknya kita mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan. Makanan lebih baik dari suplemen," tegas Neuhouser.
Multivitamin mungkin saja berguna bagi mereka yang konsumsi makanannya tidak sehat. Setidaknya, setiap orang harus mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari dan membatasi konsumsi daging merah.(wk/kompas.com)

Senin, 23 Februari 2009

Awas Radikal Bebas di Kantor

Kian hari, manusia kian menyadari betapa rentannya tubuh seiring kemajuan zaman. Tumbuhnya industri elektronik, meningkatnya teknologi, dan bertambahnya jumlah penduduk, merupakan penyumbang terbesar peningkatan polusi yang memicu timbulnya penyakit berbahaya.

Tidak mengherankan jumlah penderita serangan Jantung dan Kanker semakin bertambah, dan menjadi 2 penyakit terbesar di dunia yang mengakibatkan kematian. Bahkan KANKER diperkirakan menjadi pembunuh manusia nomor 1 di dunia pada tahun 2011. Para peneliti belum menemukan secara pasti penyebab utama kanker, namun secara garis besar disebabkan beberapa hal, salah satunya yaitu RADIKAL BEBAS.

APA ITU RADIKAL BEBAS ?

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan elektron dan menjadi tidak stabil yang selalu berusaha mengambil elektron dari molekul atau sel lain. Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga timbullah sel-sel mutan. Bila perubahan DNA itu terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker.

Tubuh manusia sebenarnya bisa menetralisir radikal bebas dengan adanya antioksidan dalam tubuh. Hanya saja kadang jumlah radikal bebas yang masuk sangat banyak sehingga kemampuan tubuh untuk menetralisir semakin berkurang.
Beberapa hal yang diduga menjadi menyebab masuknya radikal bebas di dalam tubuh :
1. Tekanan pekerjaan
2. Gaya hidup
3. Pola makan yang tidak sehat

Lantas apakah semua orang bisa terkena radikal bebas? Jawabannya "YA". Beberapa tahun lalu, ada anggapan bahwa orang yang bekerja di luar ruang, sering terkena paparan sinar matahari dan polusi, berisiko lebih besar terkena kanker dibandingkan mereka yang bekerja di dalam ruang. Pada kenyataannya, pekerja kantor yang selalu berada di dalam ruangan pun bisa terkena penyakit kanker atau masalah kesehatan lainnya.
Penyebabnya :

  • Radikal bebas dari ozon yang berasal dari mesin fotokopi atau printer
  • Volatile compounds yang berasal dari karpet, perabot, cat, bahan pembersih, debu, karbon monoksida, dan formaldehit.

Kebiasaan Buruk

Rendahnya pengetahuan masyarakat akan bahaya radikal bebas, menyebabkan mereka kurang waspada sehingga kurang memperhatikan gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Kebiasaan buruk, seperti jarang berolahraga, merokok, minum alkohol, kurang konsumsi buah dan sayur, menyebabkan daya tahan tubuh rendah sehingga radikal bebas dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

Padahal, kebiasaan hidup sehat dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan antioksidan dalam tubuh yang membantu menetralisir radikal bebas.
Bagi mereka yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi tinggi seperti Jakarta (kini menempati nomor 3 kota terpolusi di dunia setelah Mexico City dan Mumbai), sangat membutuhkan asupan vitamin dan mineral antioksidan yang lebih banyak.

Apalagi dari data yang ada, asupan makanan dengan kandungan gizi harian terkait dengan antioksidan pada rata-rata orang dewasa di Indonesia adalah 62,6 persen untuk vitamin C dan hanya 35,5 persen untuk vitamin E. Ini menunjukkan betapa rendahnya konsumsi makanan harian yang mengandung unsur antioksidan.

Rabu, 18 Februari 2009

Yang Perlu Diketahui Tentang Operasi Plastik

Bedah Plastik adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang bertujuan untuk merekonstruksi atau memperbaiki bagian tubuh manusia melalui operasi kedokteran. Berasal dari kata dalam bahasa Yunani, platikos, yang berarti 'membentuk'.

Bedah plastik secara umum dibagi 2 jenis, yaitu:

1. Pembedahan untuk rekonstruksi
Tindakan pembedahan rekonstruksi meliputi pembedahan untuk bekas luka operasi (keloid), trauma atau kecelakaan, cacat lahir, luka bakar, hemangioma, pasca tumor payudara, wajah kulit dan bagian tubuh lainnya.

2. Pembedahan untuk kosmetik
Sedangkan bedah plastik kosmetik meliputi pembedahan kelopak mata atas dan bawah, alis, membentuk pipi, dagu, hidung (memancungkan/mengecilkan), face lift, neck lift (tarik muka dengan atau tanpa operasi), membuang tato, buang silikon injeksi, tummy-tuck, liposuction, memperbesar atau mengecilkan payudara dan varises.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum operasi plastik
  1. Cari informasi mengenai operasi plastik dengan benar, baik melalui media massa atau internet.
  2. Pilih dokter yang benar-benar ahli di bidang operasi plastik dengan mencari informasi mengenai gelar yang diperolehnya. Setidaknya, harus dokter spesialis yang sudah mempelajari ilmu bedah plastik.
  3. Jangan melakukan operasi plastik dengan dokter umum atau dokter yang bukan spesialis bedah plastik.
  4. Cari informasi mengenai silikon yang akan digunakan.
  5. Jangan sekali-sekali menggunakan silikon cair.
  6. Jika melakukan operasi di klinik, tanyalah sedetail mungkin jumlah obat yang akan digunakan sebagai media bedah plastik.
  7. Jumlah kandungan obat yang digunakan untuk operasi plastik tidak boleh lebih dari 2 cc. Jika lebih, akan membahayakan kondisi pasien dan perlu dipertanyakan. (wk)

Senin, 16 Februari 2009

Bahaya Penggunaan Silikon Cair

Keinginan memiliki wajah cantik, terutama bagi kaum hawa, sangat manusiawi. Banyak upaya yang dilakukan, salah satunya dengan melakukan bedah plastik. Namun Anda harus berhati-hati dengan penawaran bedah plastik yang menggunakan silikon murahan. Silikon yang banyak dijual bebas dengan harga murah Rp.200.000 - Rp.300.000 tidak aman bagi tubuh, Silikon yang aman bisa mencapai Rp. 8.000.000 karena masih diimpor dari negara-negara Eropa, Amerika Serikat dan Brasil.

APA ITU SILIKON ?

     Silikon adalah polimer non organik yang bervariasi jenisnya, dari cairan, gel, karet hingga sejenis plastik keras. Beberapa karakteristik khusus silikon adalah tak berbau, tak berwarna, kedap air, serta tak rusak akibat bahan kimia dan proses oksidasi, tahan dalam suhu tinggi, serta tidak dapat menghantarkan listrik. Pertama kali ditemukan, silikon digunakan untuk membuat lem, pelumas, katup jantung buatan, hingga impian payudara.
      Ada jenis silikon tertentu yang digunakan untuk kesehatan dan kecantikan yang aman secara medis, antara lain silikon padat yang bentuknya menyerupai karet penghapus, digunakan untuk katup jantung buatan, pengganti testis, kateter, serta persendian buatan. Dalam dunia bedah plastik, silikon padat biasanya digunakan untuk impian hidung, dagu, dan pipi. Beberapa tahun belakangan ini, silikon padat juga digunakan untuk membantu penderita gangguan ereksi, dengan menggunakan materi silikon padat yang dapat ditiup.
     Kemudian, silikon berbentuk gel dalam wadah silikon padat yang menyerupai dodol, dengan tingkat perlekatan molekul sangat baik. Digunakan untuk impian payudara atau betis. Jika dibelah, tidak akan meleleh atau menyebar, tapi tetap mengikuti bentuk wadah penyimpannya.
     Adapun silikon cair merupakan bahan yang tidak boleh digunakan untuk operasi plastik. Silikon cair akan membahayakan tubuh dan bisa menyebabkan kematian. Silikon cair akan berubah struktur kimianya sehingga tidak baik jika masuk ke dalam tubuh. Silikon cair hanya bisa digunakan untuk pelumas mesin. Jangka waktu akibat dari penggunaan silikon cair bisa bertahun-tahun sehinga penggunanya tidak langsung mengetahui akibatnya begitu silikon cair dimasukkan ke dalam tubuh.

(wk)

Kamis, 12 Februari 2009

Bahaya Klorin di Kolam Renang

Sebuah penelitian terakhir memperlihatkan dampak klorin terhadap anak-anak. Penelitian yang dilakukan oleh Dr.Alfred Bernard dari Belgia itu melibatkan 341 anak berusia 10 hingga 13 tahun. Sebanyak 43 anak diantaranya pernah mengikuti kursus renang untuk bayi dan balita. Data diambil dari informasi mengenai kesehatan pernapasan anak (gejala pernapasan selama 12 bulan, diagnosa asma oleh dokter, serta kejadian bronkitis berulang), paparan anak terhadap risiko asma dan alergi yang diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh para orang tua. Mereka juga menjalani pemeriksaan medis dan skrining asma.


Hasilnya, anak-anak yang rutin berenang semasa kecil menunjukkan penurunan protein sel (serum Clara) yang signifikan rata-rata 20 persen. Kondisi ini dihubungkan dengan risiko asma dan bronkitis berulang yang tinggi. Dr Bernard dan tim menyimpulkan, latihan renang pada anak kecil terutama di kolam renang indoor, diasosiasikan dengan perubahan jalan napas (bersama faktor-faktor lainnya) dapat membuat anak rentan mengalami asma dan bronkitis.


Usia menjadi faktor yang ikut berperan. Risiko berkembangnya asma atau peradangan paru tampak paling tinggi saat anak secara teratur berlatih renang dibawah usia 7 tahun. Para ahli menduga kepekaan yang lebih tinggi akan klorin pada anak disebabkan sebelum berusia 6 hingga 7 tahun, anak biasanya belum mahir berenang sehingga mereka terpaksa berenang di kolam kecil yang padat dan terpolusi. Anak kemungkinan besar menghirup lebih banyak aerosol dan menelan banyak air yang mengandung klorin saat belajar atau bermain air.


Penjelasan lainnya, kemungkinan paru-paru anak belum berkembang, sehingga mereka rentan terhadap efek iritasi klorin dan turunannya, walaupun hanya sebentar berada di kolam renang (sekita 20 hingga 30 menit setiap kali). Langkah terbaik adalah dengan memilihkan lokasi kolam renang yang terawat dan tidak tercium bau kaporit yang menyengat.

(wk/infosehat)

Selasa, 10 Februari 2009

Telur Tingkatkan Risiko Diabetes

Mereka yang terbiasa bekerja di depan meja atau menghabiskan waktunya sepanjang hari duduk di kursi dan senang mengonsumsi telur, jangan kaget jika berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini terungkap pada penelitian terakhir yang melibatkan 57.000 orang dewasa. Pada penelitian tersebut ditemukan fakta bahwa orang yang makan telur setiap hari berisiko terkena diabetes tipe 2. Jumlahnya mencapai 58-77 persen dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi telur setiap hari.


Para peneliti tidak menyatakan bahwa telur bisa menyebabkan seseorang berisiko terkena diabetes, tetapi disarankan agar konsumsi telur sebaiknya dikurangi jumlahnya. "Berdasarkan data terbaru, rekomendasi kami bagi mereka yang senang mengonsumsi telur, sebaiknya tidak makan telur lebih dari enam butir per minggu," kata kepala peneliti Dr.Luc Djousse dari Harvard Medical School di Boston seperti dikutip Reuters Health.

(wk)

Apa itu PMS (Pramenstruasi)

Menjelang menstruasi, wanita kadang uring-uringan, wajah tidak segar, dan mungkin terpaksa meninggalkan kantor. Kondisi ini merupakan masalah yang umum dihadapi wanita ketika haid hendak datang. Ahli medis menyebutkan kondisi ini sebagai pra-menstruasi (PMS).

Penyebab PMS
  • Hormonal
  • Serotonin otak
  • Lingkungan
  • Genetik
Gejala dan Diagnosa
A. Gejala Fisik
  • Kembung
  • Kran perut
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan meningkat
  • Kelelahan
  • Nyeri sendi dan otot
  • gangguan tidur
  • Nyeri pada payudara
B. Gejala emosional
  • Perasaan mudah tersinggung
  • Mood yang tidak stabil
  • Perasaan cemas
  • Perasaan sedih atau depresi
  • Perasaan putus asa
  • Perasaan tidak berguna / bersalah
  • Perasaan yang berlebihan / lepas kendali
  • Perasaan sensitif
  • Merasa memiliki konflik
  • Berkurangnya hasrat beraktivitas
  • Sulit berkonsentrasi
Cara Perawatan atau Pengobatan
  • Pil kontrasepsi oral
  • Obat anti cemas (dapat digunakan setiap hari atau selama 14 hari sebelum menstruasi yang membantu mengurangi dampak perubahan hormon pada kimiawi otak misalnya serotonin.
  • Obat nyeri
  • Terapi
Cara mengatasi PMS Sendiri
1. Buatlah kalender pribadi yang bisa menggambarkan kondisi Anda.
Kalender itu harus memuat keterangan siklus menstruasi dan siklus gejala PMS.
2. Lakukan diet yang tepat:
  • Makanlah dengan porsi yang lebih sedikit tetapi sering
  • Batasi konsumsi garam dan makanan yang diawetkan untuk menghindari tubuh membengkak karena air.
  • Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, misalnya buah atau sayuran.
  • Makan banyak kalsium, bisa dengan minum susu atau mengonsumsi suplemen.
  • Hindari kopi dan alkohol
  • Anda harus memenuhi kebutuhan vitamin tubuh, yaitu : 1.200 mg kalsium, 400 mg magnesium, 50-100 mg Vitamin B6, 400 international unit (iu) Vitamin E.
  • Mengonsumsi bahan herbal, seperti jahe, daun rasberi, ektrak mawar akan membantu mengatasi gejala PMS.
3. Tetaplah berolahraga dengan teratur.
4. Hindari stres
5. Cukup tidur
6. Berlatih peregangan tubuh dan otot pernapasan untuk mengurangi pusing.
(wk)

Rabu, 04 Februari 2009

Shift Malam Picu Kanker

Kaum wanita yang berkerja di malam hari seperti perawat dan pramugari tampaknya harus lebih ekstra menjaga kesehatan tubuhnya. Sebuah penelitian yang dilakukan salah satu unit penelitian WHO yaitu International Agency for Research on Cancer (IARC) melaporkan bahwa bekerja malam kemungkinan bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. Artinya, terdapat bukti yang terbatas tentang kanker pada manusia, namun telah diperoleh bukti cukup pada hewan percobaan.


Wanita yang bekerja malam cukup lama menghadapi risiko kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang bekerja siang hari. Para periset mengatakan bekerja dengan shift mengganggu jam biologis tubuh. Padahal, jam internal ini mengatur ritme circadian suatu sistem kompleks yang memberi sinyal pada sel-sel untuk memproduksi hormon di berbagai kesempatan. Gangguan ritme circadian inilah yang mungkin bisa bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. Pekerjaan shift paling banyak ditemukan dalam sektor layanan kesehatan, transportasi, industri, komunikasi dan rumah sakit.


Para periset melakukan suatu tinjauan pada studi epidermiologi. Data didasarkan pada kasus kanker payudara di kalangan perawat dan pramugari. Diperkuat studi pada hewan yang menunjukkan paparan terhadap cahaya yang terus meneru, cahaya redup di malam hari, serta dimulasi jet lag memicu perkembangan tumor secara signifikan. Salah satu pemicu meningkatnya risiko kanker adalah sistem circadian yang terganggu karena paparan terhadapa cahaya di malam hari. Keadaan ini mengubah pola tidur, menekan produksi hormon melatonin, dan mengacaukan gen yang mengendalikan perkembangan tumor.


Namum Cogliano dari IARC menyatakan, faktor apa saja yang membuat pekerjaan dengan shift menyebabkan kanker, masih perlu diteliti. (wk)

Minggu, 01 Februari 2009

Insomnia dan Pencegahannya

Apakah Insomnia ?

Insomina (kesulitan tidur) adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
- sulit memasuki tidur
- sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur
- bangun terlalu pagi, atau tidur yang tidak nyenyak.
Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya waktu tidur seseorang, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri.

Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari, seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas (menurut ahli psikologi). Dampaknya adalah distres (stres yang mengganggu) yang pada keesokan harinya bermanifestasi dalam bentuk lemas, lesu, menurunnya kemampuan berpikir, serta menjadi mudah tersinggung.

Tanda-tanda Insomnia
  • Merasa lelah dan tertekan pada waktu pagi hari atau malam hari
  • Memiliki lingkaran gelap dan membengkak di sekitar mata
  • Jatuh tertidur di pesta atau setelah makan malam di rumah orang
  • Kurang aktif dan memiliki sedikit hubungan sosial
  • Merasa seperti kehilangan fokus perhatian yang membuat Anda tidak dapat merespon rangsangan dari luar dan membuat Anda sensitif terhadap hal lainnya
  • Sangat sensitif terhadap rangsangan internal seperti sakit perut (maag) atau kejang-kejang.
  • Sering tidak dapat tidur, tidur dengan nyenyak ataupun bangun terlalu pagi.
  • Takut menghadapi malam hari karena susah tidur
  • Mudah tersinggung atas hal-hal yang tidak penting
  • Mengonsumsi obat-obat tidur dalam beberapa bulan terakhir
  • Sering menggunakan rokok, alkohol atau obat-obatan untuk menenangkan diri dan membant untuk tidur
  • Kecanduan obat-obatan, terutama yang mengandung obat penenang.

Tips Mencegah Insomnia
  1. Olahraga secara teratur di pagi hari
  2. Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur, karena makan yang terlalu banyak akan membuat perut tidak nyaman, sedangkan minum terlalu banyak akan membuat Anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Kedua hal ini akan mengganggu kenyenyakan tidur.
  3. Tidur dalam lingkungan yang nyaman. Misalnya, saat tidur matikan lampu, matikan hal-hal lain yang menimbulkan suara, pastikan Anda nyaman dengan suhu ruangan tidur Anda. Jauhkan jam meja dari pandangan Anda karena benda ini dapat membuat Anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kiat larut.
  4. Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat terjaga seperti teh, kopi, alkohol dan rokok.
  5. Makanlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur. Bila tersedia, tambahkan segelas susu hangat.
  6. Mandilah dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Mandi air hangat juga mengurangi ketegangan tubuh.
  7. Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur.
  8. Gunakan tempat tidur yang khusus untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat berbaring di tempat tidur, makan akan timbul rangsangan untuk tidur.
  9. Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernapasan, meditasi dan lain-lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempermudah proses untuk tidur.
  10. Jernihkan pikiran. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran Anda. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran lewat media blog.
  11. Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur selanjutnya. (wk)