Rabu, 25 Februari 2009

Multivitamin Tidak Atasi Kanker

Sebuah penelitian menghancurkan pandangan bahwa konsumsi multivitamin bisa mencegah kanker atau serangan jantung, terutama bagi kaum lansia. Penelitian selama 8 tahun terhadap 161.808 wanita postmenopause (usia 50-an)ini juga mengecewakan para pria yang gemar mengonsumsi vitamin. Jutaan warga Amerika diberitakan telah menghabiskan miliaran dolar untuk membeli vitamin demi meningkatkan kesehatan mereka. Ini karena penelitian yang memfokuskan diri pada kanker dan penyakit jantung membuktikan konsumsi makanan kaya vitamin dapat melindungi mereka dari penyakit-penyakit itu.


Namun, bukti tersebut bukan hendak menyatakan bahwa pil-pil vitamin (suplemen) itu merupakan pengganti yang terbaik. Marian Neuhouser, peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, juga menyatakan bahwa riset tersebut bukan untuk menyatakan bahwa multivitamin tidak berguna sama sekali. "Tetapi sebaiknya kita mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan. Makanan lebih baik dari suplemen," tegas Neuhouser.
Multivitamin mungkin saja berguna bagi mereka yang konsumsi makanannya tidak sehat. Setidaknya, setiap orang harus mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari dan membatasi konsumsi daging merah.(wk/kompas.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar