Menjelang menstruasi, wanita kadang uring-uringan, wajah tidak segar, dan mungkin terpaksa meninggalkan kantor. Kondisi ini merupakan masalah yang umum dihadapi wanita ketika haid hendak datang. Ahli medis menyebutkan kondisi ini sebagai pra-menstruasi (PMS).
Penyebab PMS- Hormonal
- Serotonin otak
- Lingkungan
- Genetik
A. Gejala Fisik
- Kembung
- Kran perut
- Sakit kepala
- Nafsu makan meningkat
- Kelelahan
- Nyeri sendi dan otot
- gangguan tidur
- Nyeri pada payudara
- Perasaan mudah tersinggung
- Mood yang tidak stabil
- Perasaan cemas
- Perasaan sedih atau depresi
- Perasaan putus asa
- Perasaan tidak berguna / bersalah
- Perasaan yang berlebihan / lepas kendali
- Perasaan sensitif
- Merasa memiliki konflik
- Berkurangnya hasrat beraktivitas
- Sulit berkonsentrasi
- Pil kontrasepsi oral
- Obat anti cemas (dapat digunakan setiap hari atau selama 14 hari sebelum menstruasi yang membantu mengurangi dampak perubahan hormon pada kimiawi otak misalnya serotonin.
- Obat nyeri
- Terapi
1. Buatlah kalender pribadi yang bisa menggambarkan kondisi Anda.
Kalender itu harus memuat keterangan siklus menstruasi dan siklus gejala PMS.
2. Lakukan diet yang tepat:
- Makanlah dengan porsi yang lebih sedikit tetapi sering
- Batasi konsumsi garam dan makanan yang diawetkan untuk menghindari tubuh membengkak karena air.
- Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, misalnya buah atau sayuran.
- Makan banyak kalsium, bisa dengan minum susu atau mengonsumsi suplemen.
- Hindari kopi dan alkohol
- Anda harus memenuhi kebutuhan vitamin tubuh, yaitu : 1.200 mg kalsium, 400 mg magnesium, 50-100 mg Vitamin B6, 400 international unit (iu) Vitamin E.
- Mengonsumsi bahan herbal, seperti jahe, daun rasberi, ektrak mawar akan membantu mengatasi gejala PMS.
4. Hindari stres
5. Cukup tidur
6. Berlatih peregangan tubuh dan otot pernapasan untuk mengurangi pusing.
(wk)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar